Apakah anda kesulitan mencari kebahagian dalam hidup? Anda tidak akan menemukan kebahagian jika anda hanya menitikberatkan kehidupan andapada halhal yang bersifat duniawi saja. Sering sekali orang-orang mengidentikkan kebahagian dengan mempunyai uang banyak, rumah mewah, mobil bagus. Padahal itu semua SALAH. Tidaklah anda melihat orang-orang yang kehidupannya serba sederhana tp mereka sangat bahagia dengan h
idupnya?
sebagai contoh jika anda mendapat pekerjaan sebagai direktur sebuah perusaah bonafit apakah itu akan menjamin kabahagiaan kita? Mungkin anda akan menjawab relatif.
Uang tidak akan memjamin anda bahagia. Munkin anda tetap memiliki uang banyak! Awalnya, anda sangat senang karena uang anda banyak! Akan tetapi, istri menuntut agar uang itu dibelanjakan untuk keperluan keluarga! Istri ternyata senang belanja! Anda berusaha untuk tidak membelanjakannya secara berlebihan! Anda dan istri berbeda pandangan! Terjadilah pertengkaran! Anda punya uang banyak, tetapi melahirkan pertengkaran! Anda sebenarnya senang memiliki uang banyak! Berbagai keperluan terpenuhi! Akan tetapi, di luar dugaan anda, bahwa uang banyak tidak dapat membahagiakan hidup anda! Kesenangan sangat berbeda dengan kebahagiaan!
kesenangan berbeda sekali dengan kebahagiaan. Anda mungkin akan senang mempunyai uang banyak, senang mempunyai rumah mewah, senang mempunyai mobil bagus. Tapi itu tidak bisa menjadi ukuran bahwa anda juga akan bahagia. Kesenangan cenderung di ukur melalui materi. Kesenangan diartikan sebagai sebuah perasaan yang lahir akibat terpenuhinya apa yang dipikirkan oleh otak anda, bukan hati anda! Apabila tidak tercapai sebagaimana yang anda pikirkan, maka lahir kekecewaan!
Kebahagiaan tidak seperti itu. Anda bahagia sekali pun tidak memiliki uang yang banyak (hanya cukup), rumah sederhana, anak-anak patuh dan cerdas (berkat dididik dengan aturan-aturan Islam) sekiranya di dalam hati senantiasa bersyukur kepada Allah! Ada uang (cukup) dan tidak ada uang, pikiran tidak kalut! Kelemahan diri dilaporkan kepada-Nya! Hati anda pun pasrah; semuanya adalah bagaimana kehendak Allah! Anda begitu kuat meyakini bahwa Allah Maha Mendengar do’a anda (laporan anda). Insan bertakwa cukup berdo’a di dalam hatinya dalam kesempatan apa pun! Dengan keyakinan itu, Allah pun pasti akan mencukupi anda. Datangnya dari mana pertolongan Allah tidak dipikirkan oleh anda!
Jadi, kebahagiaan tidak diukur dengan materi, melainkan oleh kekuatan keyakinan akan pertolongan Allah setiap waktu! Pikiran tidak kalut, selain menyadari bahwa Allah pasti mengabulkan do’a anda! Kehidupan anda pun tidak dipenuhi oleh rasa was-was! Anda dan sekeluarga dapat menikmati kehidupan tanpa beban pikiran (stress)!